hantu, presiden, dan buku puisi kesedihan: kumpulan cerita

hantu, presiden, dan buku puisi kesedihan: kumpulan cerita [Read] ➻ hantu, presiden, dan buku puisi kesedihan: kumpulan cerita ➸ Irwan Bajang – Buyprobolan50.co.uk SUATU sore yang masih panas di hari Jumat, Sang Presiden itu akhirnya mundur dari jabatannya tahun lebih bulan ia memerintah dengan tangan besi yang menyala Di hari ke demonstrasi rakyat, ia menyer SUATU sore yang masih panas di hari Jumat, dan buku PDF ✓ Sang Presiden itu akhirnya mundur dari jabatannyatahun lebihbulan ia memerintah dengan tangan besi yang menyala Di hari kedemonstrasi rakyat, ia menyerah Hari itu kekuasaannya usai sudah Aksi mogok makan telah membuatpemuda pingsan Rumah sakit penuh Tak kuat dengan desakan negara negara jiran, Sang Presiden diktator mengumumkan pengunduran dirinya Demi rakyat yang selalu saya cintai Saya mengundurkan diri sebagai presiden, menyerahkan jabatan saya pada Partai Oposisi Rakyat untuk mengambil alih pemerintahan Terima kasih, Rakyatku Rakyat bergembira sore itu Pesta digelar di segenap pelosok negeri Jalan raya dipenuhi rakyat yang bernyanyi, hantu, presiden, PDF/EPUB ² menari, bergembira, dan berpesta Malam harinya, sebuah berita mengagetkan terdengar Sang Presiden mati gantung diri di dalam kamarnya SANG PRESIDEN DAN BUKU PUISI KESEDIHAN Kita berdosa Maka menyesallah Maka minta ampunlah Dan sekarang semuanya sudah selesai Sudah sempurna Saatnya kalian kembali lagi, bergabung bersama manusia kembali Kalian, aku utus menggantikan masing masing jenderal yang telah kalian penggal kepalanya MENCULIK DAN MEMBUNUH PARA JENDERAL Mayat mayat itu masih tergantung di depan benteng sampai hari Selasa berikutnya BAJINGAN PEMBERONTAK , tulisan itu menjuntai, dikalungkan sekenanya pada leher mayat mayat yang mulai disemuti dan dikerumuni lalat yang entah datangnya dari mana, presiden, dan buku PDF/EPUB Â koloni belatung berpesta pora, beranak pinak pada daging busuk mayat mayat itu Tak ada pribumi yang tega melintas dan memandang mereka Mereka memilih menunduk, atau berlari, berbelok ke jalan lain dengan segera Tapi dendam tentu tak bisa dipadamkan apinya Malam ini, Frans dan tiga kawannya, para penyair, sedang menyiapkan tulisan tulisan, bersiap memasak tepung sagu untuk merekatkan kertas kertas di dinding kota TIGA NYAMUK BETINA DAN PANGLIMA KABARESSI Buku ini menghimpun cerita cerita pendek pilihan Irwan Bajang yang ia tulis sejakhinggaBeberapa di antaranya disambungkan dengan drama politik, sosial, keluarga, hubungan asmara, persahabatan, hewan peliharaan, dan perjalanan perjalanan naratif tokoh tokoh dalam cerita, bahkan sampai dibalut tragedi tragedi kecil dan besar di seputaran manusia dalam kehidupan sehari hari Beberapa adalah modifikasi dan pandangan lain terhadap kisah kisah yang akrab dengan kita, ditulis ulang dari perspektif baru Sebab semua cerita pada dasarnya adalah pengulangan atas cerita cerita sebelumnya.


About the Author: Irwan Bajang

Lahir dan besar di Lombok Timur, Nusa Tenggara dan buku PDF ✓ Barat Tahun hijrah ke Jogjakarta untuk menjemput cita cita menjadi penulisBuku yang di tulis sendiri Kumpulan Puisi Sketsa Senja Novel Rumah Merah Kita Album Puisi, Musik dan Ilustrasi Kepulangan Kelima IBC, Buku yang ditulis bersama penulis lain Ibu Tralalatrilili Ngeteh di Patehan Kisah Beranda Belakang Keraton Jogjakarta Cinta, Rindu dan Hal Hal yang Tak Pernah Selesai Karena Aku tak Lahir dari Batu Agonia Antologi Puisi Jogja Jember Reblog Yogya Saat ini menjadi penulis dan editor buku full time hantu, presiden, PDF/EPUB ² Selain menjadi peneliti, sehari harinya bermain dan bergembira menjadi Pemimpin Redaksi di Indie Book Corner Jogjakarta.



10 thoughts on “hantu, presiden, dan buku puisi kesedihan: kumpulan cerita

  1. Theo Karaeng Theo Karaeng says:

    Sekali lagi, ketika ekspektasi melebihi kenyataan Dan balik lagi, mungkin ini masalah selera saja Satu dua cerpen cukup menarik, tapi sebagian besar kuranglah Klimaks klimaksnya meh


  2. Sulhan Habibi Sulhan Habibi says:

    Beberapa cerita menarik dan aku suka Gaya penulisannya enak.


  3. Ipeh Alena Ipeh Alena says:

    Baca gratis melalui Google Playbook, tapi enggak semua cerita saya baca Karena memang versi ebooknya ini hanya disediakan beberapa cerita saja untuk kemudian bisa dibeli secara online buku fisiknya Tapi, sejauh ini, saya suka sekali dengan cerita cerita di dalamnya yang dikemas dengan narasi yang asik dan indah.


  4. Aya Canina Aya Canina says:

    Cerita cerita dalam buku ini mempunyai judul yang menarik, enak diucap, dan bikin penasaran 16 cerpen dalam 151 halaman Kita tidak akan menemukan alur panjang, maju mundur, atau tokoh yang berganti ganti Cerita cerita awal begitu menarik karena menyisipkan unsur sejarah dan negaranya Sisanya perihal cinta Ini seperti membaca buku diary di waktu senggang ringan sekaligus memanggil sendu.Tidak ada yang meledak ledak, tapi itu tidak menjadi masalah cara bercerita Irwan Bajang cukup membuat n Cerita cerita dalam buku ini mempunyai judul yang menarik, enak diucap, dan bikin penasaran 16 cerpen dalam 151 halaman Kita tidak akan menemukan alur panjang, maju mundur, atau tokoh yang berganti ganti Cerita cerita awal begitu menarik karena menyisipkan unsur sejarah dan negaranya Sisanya perihal cinta Ini seperti membaca buku diary di waktu senggang ringan sekaligus memanggil sendu.Tidak ada yang meledak ledak, tapi itu tidak menjadi masalah cara bercerita Irwan Bajang cukup membuat nyaman sampai halaman terakhir


  5. Jinawi Putri Jinawi Putri says:

    Berhubung aku suka cerita pendek, aku suka suka aja sih Buku ini bisa jadi referensi bacaan yang ringan, bahkan sangat ringan Ceritanya bisa di bayangkan, hampir hampir masalah yang di ceritakan lumrah terjadi Saking ringannya buku ini bisa jadi bacaan selingan kalau lagi bengong, menunggu sesuatu, atau selingan buku bacaan berat Penulis mendeskripsikan perasaannya dengan sangat ekspresif, aku seperti membaca buku harian yang di samarkan menjadi cerita pendek Pun banyak tokoh yang memiliki Berhubung aku suka cerita pendek, aku suka suka aja sih Buku ini bisa jadi referensi bacaan yang ringan, bahkan sangat ringan Ceritanya bisa di bayangkan, hampir hampir masalah yang di ceritakan lumrah terjadi Saking ringannya buku ini bisa jadi bacaan selingan kalau lagi bengong, menunggu sesuatu, atau selingan buku bacaan berat Penulis mendeskripsikan perasaannya dengan sangat ekspresif, aku seperti membaca buku harian yang di samarkan menjadi cerita pendek Pun banyak tokoh yang memiliki nama yang sama, seperti Aria dan Remi Aku jadi penasaran, siapa sih Aria


  6. Sophia Mega Sophia Mega says:

    Yang menjadi menarik dari kumcer ini sebenarnya adalah kesedihan, kebingungan, kegeraman, kemarahan, dan setiap rasa lain yang digambarkan begitu detail Aku sendiri suka sama setiap kalimatnya Dan alurnya juga jadi hal yang menarik.Memang belum ada tokoh yang begitu nempel gitu dari kumpulan cerpen ini Hanya kesedihan, kebingungan, kegeraman dan kemarahannya yang begitu menempel.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *